Rabu, 28 November 2018

Wah, Gordon Ramsay Terharu dan Puji Masakan Anaknya!

Dilansir dari Jakarta,FOOD.DETIK.COM - Dikenal dengan komentar pedas, Gordon Ramsay justru terharu dan beri komentar positif pada sajian yang dimasak anaknya. Hidangan apa,ya yang dimasak sang anak?

Tak lama lagi Gordon Ramsay menginjak usia 52 tahun. Sebelumnya, celebrity chef itu pernah mendapat kejutan istimewa dari sang anak di ulang tahunnya ke 50.

Hal itu dibagikan lewat sebuah video yang diunggah di channel YouTube Gordon Ramsay (4/11/18). Video ini ditayangkan di dalam program reality show di stasiun tv Inggris berjudul "Matilda and the Ramsay Bunch" lapor Today (5/11).
Matilda atau yang akrab disapa Tilly merupakan anak bungsu Gordon Ramsay. Sebenarnya Ramsay memiliki tiga orang putri dan satu anak laki-laki. Putri pertamanya bernama Megan, putri kedua serta anak lelakinya merupakan anak kembar bernama Holly dan Jack.

Kejutannya diawali dengan penjemputan Ramsay dan sang istri, Tana Ramsay oleh Megan. Mereka kemudian memasuki sebuah restoran. Di sana Ramsay sudah ditunggu oleh ketiga anaknya serta kedua orang tuanya.

Acara makan pun dimulai dengan menu pembuka yang dibawakan dan dimasak oleh Tilly. Ia membawa sepiring ravioli. Diluar dugaan, tanggapan Ramsay soal hidangan yang disajikan Tilly justru sangat berbeda dibanding caranya menilai sajian dalam kompetisi Hell's Kitchen. Ia jadi juri yang ditakuti dalam kontes masak itu. Ramsay bahkan dikenal sebagai juri yang paling punya komentar pedas.

"Tilly, kamu memasak makanan dengan sempurna," tutur Ramsay. Tapi setelah mencicip ravioli buatan Tilly ia kembali berkomentar, "Tilly, ini bagus. Pastanya sangat enak dan lembut."

Melihat tanggapan positif itu, Tilly lantas menyajikan hidangan utama. Ternyata hidangan utama yang ia buat merupakan beefsteak. Seperti yang diketahui banyak orang, Ramsay bisa dibilang salah satu juri yang paling rewel soal tingkat kematangan daging steak di acara Hell's Kitchen.

Karenanya Tilly sedikit khawatir soal rasa dan tingkat kematangan beefsteak yang ia buat. "Aku sedikit gugp memasak sajian ini untukmu," ungkap Matilda saat menyajikan beefsteak buatannya. Tapi lagi-lagi tanggapan Ramsay diluar perkiraan.

"Wow, ini punya tingkat kematangan yang bagus di bagian luar dan merah muda di bagian tengah, cara sempurna untuk memakan filet. Ini enak, serius. Aku terkesan," ungkap Ramsay seraya menikmati beefsteak.

Penjamuan itu dikahiri dengan dessert unik. Sebuah bola cokelat berisi dessert creamy lengkap dengan bubuk hijau. Kemudian disajikan dengan satu buah lilin kecil khusus untuk Ramsay.

Ramsay pun meniup lilin tersebut. Lalu dessert tadi disiram saus cokelat hangat yang membuat bola cokelat tadi meleleh. Lagi-lagi hidangan penutup tadi bisa manjakan selera Ramsay. Sehingga chef kenamaan itu merasa sangat terharu atas kejutan yang ia terima.

"Aku jadi emosional, aku bisa saja menangis," ungkapnya.

Ungkapan itu justru disambut dengan candaan Matilda yang sekaligus menjadi voice over reality show itu. "Wow, ayah jadi meleleh. Mungkin ini yang akan terjadi ketika Anda bertambah tua," ujarnya.
Infokudakamu24 

5 Atraksi Bisa Dinikmati di Resort World Sentosa pada Akhir Tahun Ini

Pembangunan Resort World Sentosa sendiri menelan biaya sebesar 4,93 miliar dollar Amerika Serikat atau Rp 69,3 triliun.
Pembangunan Resort World Sentosa sendiri menelan biaya sebesar 4,93 miliar dollar Amerika Serikat atau Rp 69,3 triliun.

JAKARTA, KOMPAS.com – Musim liburan akhir tahun akan segera tiba. Anda pun bisa memilih berbagai destinasi wisata yang dituju.
Bila Anda berlibur ke Singapura, bisa mampir ke Resort World Sentosa. Dalam perayaan Natal dan Tahun Baru para pengunjung bisa menikmati beberapa atraksinya berikut ini.

1. Big on Experience at Resorts World Sentosa Singapore

Para pengunjung bisa melihat salah satu aktris Indonesia, Bunga Citra Lestari berbagi pengalaman dalam video singkat “Big on Experience at Resorts World Sentosa” yang telah diluncurkan sejak 23 November.
Tak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga Bunga menawarkan berbagai hal menarik di Resorts World Sentosa.

2. A Universal Christmas di Universal Studios Singapore

Universal Studios Singapore di Resorts World Sentosa
Universal Studios Singapore di Resorts World Sentosa
Lalu di Universal Studios Singapore, Anda bisa menikmati A Universal Christmas. Banyak pengalaman menarik seperti pameran lampu, pertunjukan musik, dan kembang api yang spektakuler.
Selain itu juga bisa menyaksikan Santa’s Snowy Sleigh Ride, merupakan parade yang menampilkan balon yang penuh hiasan pada lebih dari 50 karakter natal, seperti elf, tentara mainan dan Santa.
Tak ketinggalan karakter favorit seperti Minions, karakter Sesame Street, Shrek dan Princess Fiona, semuanya hadir dalam busana Natal.

3. Glowing Ocean di S.E.A. Aquarium

Di tempat ini pengunjung bisa melihat keajaiban air yang dipenuhi dengan makhluk laut yang berpijar.
Selain itu juga ada instalasi seni lampu hingga para penyelam yang menggunakan LED bawah air pertama kali dilakukan di tengah hewan laut.

4. Fun In The Sun di Adventure Cove Waterpark

Snorkeling di Adventure Cove Waterpark
Snorkeling di Adventure Cove Waterpark
Para pengunjung yang datang kini bisa puas menggunakan pelampung bertema makanan yang berukuran besar. Tak sekedar bermain air, tetapi juga jangan lupa dapatkan foto yang instagramable. Bila Anda suka tantangan, bisa mencoba berbagai permainan seperti salah satunya Water Wars, pertempuran lip sync saat menyeimbangkan diri di atas pelampung raksasa

5. Pameran “Hello, One Piece” di The Maritime Experiential Museum

Pagelaran pertama di Singapura ini berjudul Eiichiro Oda presents Hello, One Piece Luffy is here!”
Para pengunjung bisa mengenal dunia dari One Piece yang ditulis dan diilustrasikan oleh Eiichiro Oda. Ada empat bagian yang bisa dijelajahi di mana masing-masingnya membahas aspek karya Oda’s yang unik.
Infokudankamu24 

Microsoft Ketahuan Simpan Data Pengguna Word, Excel, dan Powerpoint

Ilustrasi Microsoft


Dilansir dari KOMPAS.com - Raksasa teknologi Microsoft bakal terancam denda setelah ketahuan pihaknya menyimpan data pengguna secara diam-diam, lewat perangkat lunak bikinannya.
Kebocoran data ini ditemukan oleh perusahaan regulasi yang bekerja untuk Kementerian Keadilan Belanda, Privacy Company.
Perusahaan regulator itu menyebut adanya pengumpulan data pribadi skala besar secara terselubung lewat aplikasi Microsoft Office, yaitu Excel, Word, dan Powerpoint, tanpa adanya pemberitahuan.
"Data pengguna dikumpulkan melalui sistem operasi Windows 10 Enterprise dan Microsoft Office yang tersimpan di server Amerika dan rentan terhadap isu privasi pengguna." sebut laporan pemerintah Belanda.
Pemerintah Belanda sendiri peduli akan peristiwa ini dan cemas akan data para pengguna di negerinya, khususnya data 300.000 pegawai sipil Belanda yang menggunakan berbagai produk besutan Microsoft.

Dalam pembelaan terkait isu ini, perusahaan besutan Bill Gates itu mengatakan pihaknya  mengumpulkan data untuk tujuan fungsional dan keamanan. Namun, laporan sang regulator berkata lain.
Data pengguna diketahui bocor lewat sebuah sistem telemetri (sistem yang mengawasi perangkat lunak) Microsoft, melalui subjek e-mail dan cuplikan konten pada aplikasi terkait.
Tak hanya itu, pada aplikasi Office, penggunaan sistem otomatisasi seperti auto-correct serta fitur spell-checker, yang biasa digunakan pengguna untuk mengecek ejaan dan kosa kata, disebut dapat memicu sistem untuk menyimpan data pengguna.
Terkait masalah ini, sebenarnya Microsoft sudah janji bahwa layanannya, termasuk penanganan dan pengelolaan data pengguna, akan ditingkatkan secara bertahap hingga 2019 April nanti.
Pihaknya pun menyatakan akan bersikap kooperatif dengan pihak regulasi terkait desas-desus bocoran data pengguna ini dengan mengutamakan keleluasaan pengguna dalam menggunakan produk Microsoft Office dan produk bikinan raksasa teknologi lain itu.
"Kami mengapresiasi kesempatan untuk mendiskusikan diagnosa terkait praktik penanganan data pengguna di produk Office kami dengan Pemerintah Belanda demi tercipta solusi yang baik." ujar pihak Microsoft.
Namun, Privacy Company kembali menegaskan, jika Microsoft tidak memberi perubahan dalam pengelolaan data penggunanya, maka pihak regulasi akan mempertimbangkan langkah-langkah penegakan hukum, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Telegraph, Jumat (23/11/2018).
Meski begitu, belum diketahui berapa denda yang harus dibayarkan perusahaan Amerika Serikat itu mengingat kasus ini masih dalam proses investigasi.

Seperti diketahui, munculnya GDPR, satu set hukum yang mengatur dan melindungi privasi di Eropa, awal tahun ini membuat geger para raksasa teknologi.
Sebelumnya, 'berkat' GDPR, para raksasa teknologi seperti Google dan Facebook, terancam denda triliunan rupiah karena ketahuan curi data pengguna.
Tak ketinggalan, perusahaan pencipta Windows juga diketahui terkena ancaman, sebab melanggar GDPR pasca-pemindahan server data dari Amerika ke Eropa demi mematuhi peraturan privasi tersebut.
Dengan pemindahan data ke Eropa, para regulator pun peka sebab data pengguna tersimpan di Eropa dan akhirnya ditemukan lewat investigasi Privacy Company.
Infokudankamu24 

Oppo Enggan Ikut Tren Ponsel 3 Kamera

President and CEO of IT & Mobile Communication Division dari Samsung Electronics, DJ Koh saat meluncurkan Galaxy A7 (2018) dan A9 di W Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.
President and CEO of IT & Mobile Communication Division dari Samsung Electronics, DJ Koh saat meluncurkan Galaxy A7 (2018) dan A9 di W Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.(Wahyunanda Kusuma/KOMPAS.com)
Dilansir dari JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah  kamera ganda (dual-camera), kini tren smartphone mulai mengarah ke tiga kamera. Beberapa vendor seperti Huawei, LG, dan Samsung, telah mengimplementasikannya di seri menengah maupun flagship.
Kendati begitu, Oppo masih enggan ikut arus. Pabrikan China itu baru saja merilis seri Oppo A7 dengan desain poni mungil bak tetesan air (waterdrop notch) dan baterai jumbo.
Namun, kameranya masih mengandalkan dua lensa. Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, pihaknya tak bakal pakai tripple camera kalau inovasi yang ditawarkan tak signifikan.
"Tiga kamera akan membuat smartphone semakin mahal, itu bukan tujuan kami. Lagi pula kalau inovasinya cuma sebatas wide-angle, itu kan bukan hal yang baru," kata dia, Senin (26/11/2018), usai peluncuran Oppo A7.
"Kami selalu mau memenuhi kebutuhan pasar umum, jadi fitur yang kami tawarkan juga relevan," ia menambahkan.
Pada Oppo A7 sendiri, fitur yang digarisbawahi adalah baterai jumbo 4.230 mAh yang dilengkapi sistem manajemen berbasis kecerdasan buatan. Tujuannya meningkatkan pengalaman pengguna menjajal smartphone tanpa harus ruwet mengisi daya berkali-kali.
Oppo A7 dengan kamera ganda dan sensor sidik jari di punggung.
Oppo A7 dengan kamera ganda dan sensor sidik jari di punggung.(KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang)
Menurut Aryo, kemampuan kamera Oppo sudah menjadi top of mind masyarakat. Karenanya, ke depan Oppo bakal lebih gencar mempromosikan inovasi di sektor lain, salah satunya baterai.
"Kami akan lebih banyak ngomongin VOOC (fitur pengisian daya cepat Oppo) dan benerin kapasitas baterai," ia berujar.
Oppo A7 menggunakan prosesor Snapdragon 450, RAM 4GB, memori 64GB, kamera ganda 16 megapiksel dan 2 megapiksel, serta kamera selfie 16 megapiksel.
Smartphone ini tersedia dalam warna Glaring Gold dan Glaze Blue, dibanderol Rp 3,7 juta. Pemesanan awal dibuka lewat layanan e-commerce Shopee sejak 22 November hingga 28 November mendatang.
Infokudankamu24 

Baterai Ponsel Anti-Meledak Terinspirasi dari Eksperimen Sains Anak

Dilansir dari KOMPAS.com - Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, cukup banyak kasus ponsel meledak yang bersumber dari baterai lithium-ion. Penyebab utama biasanya terjadi karena aktivitas kimia dalam baterai yang tidak sempurna, sehingga menimbulkan kefatalan.


Melihat rentetan kejadian ponsel meledak akibat baterai, sekelompok peneliti mengembangkan cara untuk mencegah kejadian ini berulang.
Mereka membuat baterai yang lebih aman menggunakan elektrolit padat yang anti-terbakar. Namun, solid-state baterai ini masih butuh penyempurnaan.
"Dalam baterai lithium-ion, potongan plastik yang tipis memisahkan dua elektrode. Jika baterai rusak dan luaran plastik gagal, elektrode bisa bersentuhan dan menyebabkan cairan elektrode memicu api," terang salah satu peneliti, Gabriel Veith, Ph.D.
Selagi masih dalam penyempurnaan, Veith mengatakan jika timnya membuat alternatif dengan mencampur sebuah zat aditif ke elektrolit konvensional untuk membuat elektrolit yang lebih tahan benturan.
Ketika terbentur, elektrolit itu akan memadat dan mencegah elektrode bergesekan ketika baterai rusak saat terjatuh. Jika elektrode tidak saling bergesekan, maka tidak akan ada percikan api.
Terlebih, menggabungkan zat aditif hanya akan membutuhkan sedikit penyesuaian pada proses pembuatan baterai konvensional.


Berawal dari permainan anak
Uniknya, penemuan Veith ini terinspirasi saat ia bermain bersama anaknya. Kala itu mereka sedang bermain sebuah eksperimen sains populer yang umum disebut "oobleck".
Oobleck hanya membutuhkan dua bahan yakni tepung kaji atau maizena dan air. Kedua bahan itu lalu dicampur dalam takaran tertentu. Campuran tersebut akan berubah sesuai tingkat kekentalannya (viskositas) dari padat ke cair atau sebaliknya, tergantung tekanan yang diberikan.
"Jika Anda menaruh campuran itu ke penggorengan, zat itu akan bergerak seperti benda cair sampai anda memberikan tekanan, dan (setelah memberi tekanan) benda itu akan memadat," jelas Veith.
Ia melanjutkan setelah tekanan hilang, maka cairan akan kembali mencair seperti sedia kala. Dari sini lah Veith mulai menyadari jika cara itu bisa diaplikasikan ke komponen baterai untuk membuatnya lebih aman.
Namun karakter zat tersebut tergantung dari koloid yang dicampurkan, yakni suspensi yang kecil dan partikel padat dalam cairan. Dalam implementasinya ke baterai, Vaith mengganti bahan kanji menjadi silika tersuspensi di dalam cairan elektrolit.
Dampaknya, cairan silika akan berkumpul dan memblok aliran cairan dan ion. Peneliti menggunakan partikel silika berdiameter 200 nanomater.
"Jika Anda memiliki ukuran partikel berukuran sama, partikel akan menyebar secara homogen dalam elektrolit, dan itu bisa bekerja dengan baik," papar Veith.
Sebaliknya, jika ukurannya tidak seragam, maka cairan menjadi kurang kental pada benturan dan hasilnya justru akan buruk.
Selain Veith, beberapa peneliti juga pernah mengembangkan baterai yang lebih aman menggunakan silica fume (SF) yang terdiri dari partikel silika kecil yang teracak.
Ada pula kelompok peneliti yang menemukan teknologi silika batang, namun Veith menduga partikel silika berukuran kecil lebih mudah dibuat dan memiliki respon lebih cepat serta lebih banyak memiliki daya henti terhadap benturan dibanding silica fume.
Ke depannya, sebagaimana KompasTekno kutip dari Tech Explore, Sabtu (25/8/2018), Veith berencana untuk meningkatkan sistem untuk mempertahankan tingkat kepadatan baterai saat terbentur, di mana saat yang bersamaan sebagian fungsi baterai tetap bekerja.
Tim Veith awalnya hanya fokus untuk aplikasi baterai drone, namun akan merambah ke pasar otomotif lainnya. Veith memiliki rencana lebih besar lagi untuk menciptakan baterai berukuran besar yang bisa menjadi tameng peluru.

Infokudankamu24

Kecepatan WiFi Mulai Kalah dari Seluler

WiFi.
WiFi.(Thinkstock)
Dilansir dari KOMPAS.com - Jaringan internet WiFi dikhawatirkan tak bakal relevan di masa mendatang. Jika ingin mempertahankan perannya, penyedia layanan WiFi perlu beralih ke teknologi 5G.
Pasalnya, menurut data dari firma OpenSignal, koneksi seluler di 33 negara sudah melambung kecepatan WiFi. Misalnya saja Australia, di mana internet seluler lebih cepat 13 Mbps ketimbang WiFi.
Ada pula Myanmar, Taiwan, Perancis, Austria, Meksiko, dan Turki, yang masuk jejeran negara dengan koneksi seluler lebih mantap ketimbang WiFi. Indonesia belum masuk dalam daftar itu.

Temuan ini membuat VP Analis OpenSignal, Ian Fogg, memberikan rujukan baru kepada penyedia layanan seluler dan vendor smartphone, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (26/11/2018), dari TheRegister.
Selama ini, dengan asumsi jaringan WiFI lebih baik ketimbang seluler, ada tindakan otomatis yang diberlakukan ke pengguna. Misalnya saja, ponsel secara default terkoneksi ke jaringan WiFi ketika tersedia di suatu tempat.
Padahal, dengan kondisi jaringan WiFi yang lebih buruk ketimbang seluler di beberapa negara, otomatisasi ini bakal mengurangi pengalaman pengguna.

Jaringan seluler telah melambung kecepatan WiFi.
Jaringan seluler telah melambung kecepatan WiFi.(OpenSignal)
Kontroversi WiFi 5GBeberapa penyedia layanan WiFi sadar bahwa jaringan seluler semakin menonjol, lantas segera mempersiapkan diri untuk beralih ke 5G. Dua di antaranya Huawei dan Three yang baru-baru ini mendemonstrasikan penggunaan 5G untuk home broadband di London.
Kecepatannya ditargetkan mencapai 2 Gbps, dengan rata-rata 1 Gbps. Namun, saat ini laporan dari Three menyebut kecepatannya baru menyentuh 46,2 Mbps.
Terlepas dari itu, penerapan teknologi 5G untuk WiFi masih menjadi kontroversi. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, dikhawatirkan mekanisme otomatisasi bakal semakin merajalela.
Alhasil, disrupsi di berbagai sektor tak bisa dihindari. Belum lagi konsekuensi pemakaian internet yang semakin tinggi dan membuat manusia terisolasi di dalam rumahnya sendiri.
Namun, adaptasi perlu dilakukan untuk setiap perubahan. Bagaimana selanjutnya perkembangan teknologi 5G untuk WiFi? Kita tunggu saja.
 Infokudankamu24

Kota di Alaska Akan Kehilangan Matahari Selama 65 Hari, Ini Sebabnya

Kota Utqiagvik, Alaska, akan merasakan 65 hari diselimuti kegelapan. Matahari terakhir yang mereka lihat adalah kemarin Minggu (18/11/2018).
Dilansir dari KOMPAS.com - Hari Minggu (18/11/2018) menjadi hari terakhir kota Utqiagvik yang ada di Alaska merasakan kehangatan sinar matahari. Sampai 65 hari ke depan, kota yang memiliki penduduk 4.000 jiwa itu akan hidup dalam kegelapan atau dikenal sebagai malam kutub (polar night).
Menurut ahli meteorologi Judson Jones, polar night merupakan istilah umum untuk menyebut fenomena di mana sebuah kawasan tidak merasakan matahari selama lebih dari 24 jam.

"Ini terjadi setiap tahun. Jika Anda tinggal di lingkaran Arktik, Anda akan merasakan matahari tenggelam selama sisa musim dingin. Kabar baiknya, matahari akan kembali saat musim panas dan tidak akan tenggelam selama berhari-hari," jata Jones dilansir CNN, Selasa (20/11/2018).
Sepertiga bagian utara Alaska terletak di atas lingkaran Arktik, lingkaran lintang yang melingkari daerah kutub Arktik yang dingin.
Meski Utqiagvik bukan satu-satunya kota di Alaska yang mengalami fenomena polar night, tapi ini adalah yang pertama bagi kota Utqiagvik mengalaminya. Sebab, kota ini berada jauh di utara.
Selain Utqiagvik, penduduk kota Kaktovik, Point Hope, dan Anaktuvuk Pass akan diselimuti kegelapan selama satu sampai dua bulan ke depan.
Ketiga kota itu diperkirakan akan merasakan matahari terbenam terakhir pada akhir November atau awal Desember.

Di kota Utqiagvik, matahari terakhir kali terlihat pada pukul 1.43 siang waktu setempat pada hari Minggu (18/11/2018), dan matahari akan muncul lagi sekitar tanggal 23 Januari 2019.
Infokudankamu24 

Senin, 12 November 2018

Gagal Terbang Gara-gara 3 Ton Duren dalam Pesawat, Begini Kisahnya!

Foto: Istock 
Dilansir dari Jakarta,FOOD.DETIK.COM - Duren jadi salah satu makanan yang dilarang naik pesawat karena aromanya yang tajam. Tapi pesawat ini justru mengangkut 3 ton duren. Bagaimana kisahnya?

Seorang pengguna Facebook Amir Zidane membagikan cerita perjalanannya dari Bengkulu menuju Jakarta yang sempat terganggu karena buah duren. Postingan Amir yang juga merupakan tim dari band Steven & Coconuttreez ini lantas menjadi viral.
Gagal Terbang Gara-gara 3 Ton Duren dalam Pesawat, Begini Kisahnya!

Postingan bertanggal 5 November ini menjelaskan dengan rinci kejadian yang dialami Amir dan penumpang pesawat Sriwijaya SJ 091. Saat baru memasuki kabin pesawat, Amir dan teman-temannya langsung disambut bau menyengat dari buah duren.

Tak hanya itu, bau duren semakin tercium saat pesawat mulai bersiap take off. Apalagi diperparah dengan AC yang mati dan dan suhu kabin menjadi panas.

Amir memilih buka suara dan mengadukan ketidaknyamaannya pada pramugari yang bertugas. "Saya panggil pramugari, saya complain. Udah bau duren plus panas," tulis Amir.
Gagal Terbang Gara-gara 3 Ton Duren dalam Pesawat, Begini Kisahnya!Foto: Facebook/Instagram Amir Zidane
Bukan langsung mendapat solusi, Amir justru malah disodori sebuah kertas untuk menuliskan keluhan. Tak lama setelah Amir melemparkan komplain, pramugari lalu terlihat berbincang dengan petugas dan mengatakan pada penumpang kalau pesawat akan tetap terbang. Petugas juga meyakinkan penumpang kalau saat sudah terbang maka bau duren akan hilang.

Mendapat penjelasan ini Amir malah makin geram. Apalagi saat mendengar dari petugas kalau duren yang diangkut jumlahnya sekitar 3 ton.

Karena tak mau menanggung resiko, Amir dan teman-temannya memaksa untuk turun dari pesawat. Aksinya lantas diikuti penumpang lain.

Setelah terjadi keributan ini akhirnya petugas memutuskan untuk menurunkan duren ini. "Saya tetap ngotot untuk gak mau terbang kecuali duren-duren yg tiga ton itu diturunkan," lanjut Amir yang juga mempostingnya lewat instagram.

Pesawat yang dijadwalkan terbang pada pukul 10.50 akhirnya molor hingga pukul 12.05 dan landing pukul 13.00 di Jakarta.

Postingan ini lantas menarik banyak perhatian warga internet. Banyak yang memberikan komentar jika yang dilakukan Amir dan teman-temannya adalah langkah yang tepat.

Apalagi mengingat jika duren mengandung gas yang bisa membahayakan ketika menguap di udara, apalagi dalam jumlah yang sangat banyak. "Jadi memang benar ya berita dulu, ada kecelakaan pesawat karena kebanyakan bawa duren," kata netizen.

"Mantap masee!! Kalo gak tegas digampangin aja nanti nyawa orang...sama petugas pesawatnya," kata netizen lain.
Kuliner24